Contoh Proposal Business Plan

"COKELAT KURMA 2 RADEN"


Latar Belakang

Setiap memasuki bulan Ramadhan, popularitas kurma di kalangan masyarakat selalu menanjak. Pemintaan pun hampir dipastikan akan selalu melonjak dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. Maklum saja, buah palem-paleman dari Negeri Para Nabi itu seakan menjadi hidangan wajib untuk berbuka puasa. Selain diajarkan oleh Nabi, kurma juga memiliki banyak khasiat yang mampu menjaga daya tahan tubuh penikmatnya.

Namun, tak jarang juga orang yang merasa bosan jika setiap hari selama bulan puasa hanya disuguhi buah kurma. Kemudian, ide kreatif untuk mengolah kurma menjadi makanan yang beragam pun muncul. Bisa kita jumpai berbagai macam produk kuliner yang menggunakan kurma sebagai bahannya, baik sebagai bahan baku maupun campurannya. Lihat saja, adanya sari kurma, kurma yang dilapis cokelat, hingga brownies dengan cita rasa kurma.

Karena keunikan tersebut, dan kebutuhan masyarakat untuk mengonsumsi kurma, makanan-makanan tersebut pun semakin naik daun, dan banyak diburu konsumen. Tak heran, bisnis pada bidang ini sangat menguntungkan pada Ramadhan. Kami sangat optimistis bisnis ini memiliki prospek yang sangat cerah di masa depan. Pasalnya, sekarang masyarakat Indonesia mengonsumsi buah kurma tak hanya pada Ramadhan, berbeda dengan 10 tahun lalu.

Hal itu didukung oleh buah kurma yang sudah bisa didapatkan sepanjang tahun, serta semakin banyaknya produk turunan kurma juga membuat masyarakat semakin tertarik untuk mencoba dan mengonsumsinya. Masyarakat sudah mengenal kurma tak hanya karena berhubungan dengan tema Islam dan Timur Tengah, tetapi sebagai produk yang sehat dan bermanfaat.

Dengan keadaan tersebut kami mencoba menangkap kesempatan yang ada. Dengan membuat produk “Cokelat Kurma 2 Raden” dengan varian rasa mulai dari isi selai, kismis, kacang mede, mayonaise, keju, dan saos pedas.

Deskripsi Perusahaan

Cokelat Kurma 2 Raden adalah perusahaan yang berjalan pada bidang penjualan produk, lebih tepatnya produk cokelat kurma dalam rangka menangkap kesempatan sekaligus menyalurkan interest kami tentang buah kurma dan cokelat. Dengan usaha ini kami juga mencoba untuk menyuguhkan dan mengenalkan tidak hanya kurma dan cokelat itu sendiri tapi juga nilai dan manfaat yang terkandung pada kurma dan cokelat.

Visi dan Misi
Visi :
Menjadi bisnis yang bisa menyajikan kesehatan dan keberkahan dalam kue cokelat kurma.
Misi :
1.      Menciptakan sebuah kue cokelat kurma dengan berbagai variasi unik dan menarik.
2.      Mengusahakan segmentasi yang lebih merakyat dengan penentuan harga yang lebih terjangakau.
3.      Memperkenalkan manfaat buah kurma dan cokelat bagi kesehatan.

Analisis Pasar dan Pemasaran
1.    Gambaran Produk
Produk kami adalah berupa makanan cokelat kurma yang bervariasi rasa mulai dari selai nanas, strawberi, keju, kismis, kacang mede, mayonnaise dan saos pedas. Kue Cokelat Kurma kami kemas secantik mungkin dengan pemberian topping warna warni yang membuat lidah ngiler disertai packing toples yang imut bentuk oval dll.

Untuk awal bisnis kami merencanakan 6 varian rasa cokelat kurma yang kami bagi menjadi 3 tingkatan yaitu :
Ø  Level 1 (Harga : Rp. 40.000) 2 varian (selai nanas & strawberi)
Ø  Level 2 (Harga : Rp. 45.000) 2 varian (Mayonnaise & saos pedas)
Ø  Level 3 (Harga : Rp. 50.000) 2 varian (kacang mede & keju)

2.    Gambaran Pasar
Pasar kami adalah semua golongan masyarakat muda maupun tua, khususnya dibulan Ramadhan pasar yang paling besar adalah muslim.

3.    Segmentasi dan Target Pasar
Kami mengusahakan segementasi pasar kami seluas mungkin. Pertama, karena sifat dari makanan itu sendiri yang dibutuhkan oleh setiap orang. Kedua, karena hampir semua orang menyukai rasa cokelat dan kurma. Tetapi, kami memperkirakan pembeli potensial terbanyak adalah wanita yang sudah berumah tangga. Secara garis besar kami menciptakan dan menjual produk yang bersifat merakyat alias terjangkau. Tetap kami juga berencana menyediakan satu atau beberapa varian produk yang berkualitas tinggi (dan dengan harga lebih tinggi tentunya). Tingkatan kualitas tersebut (dari bawah ke atas) kami bagi dalam beberapa level, yaitu 1 – 3, dengan harapan menjadi nilai positif bagi efek psikologis ke konsumen.

4.    Strategi Pemasaran
Dalam mengusahakan agar produk sampai ke tangan konsumen kami menyusun strategi pemasaran sebagai berikut:
ü  Mengiklankan di dunia maya.
ü  Promosi dari mulut kemulut melalui konsumen.
ü  Menyebar famplet.
Pada periode awal bisnis ini, kami mencoba menjadikan mahasiswa, khususnya mahasiswa INAIS dan kerabat dekat, menjadi basis pelanggan tetap kami dengan memanfaatkan identitas dan relasi kami sebagai mahasiswa.

5.    Analisis Pesaing
Dilihat dari wilayah pemasaran yakni sekitaran Bogor Barat belum ada saingan pengusaha yang besar, sekalinya adapun hanya produksi rumahan, ini yang membuat kami yakin bisnis ini sangat memiliki prospek yang bagus.

Proses Produksi
Produk makanan cokelat kurma kami adalah berbentuk kurma yang bijinya dikeluarkan dan diganti varian rasa seperti selai, keju, kacang mede, kismis, mayonnaise dan saos pedas yang kemudian dilumuri oleh cokelat. Bahan – bahan yang perlu disiapkan yakni; kurma mesir, cokelat batangan tulip, cokelat warna, selai, keju, kismis, kacang mede, mayonnaise, saos pedas, cup kue kertas, toples, plastik segitiga dll.
Secara garis besar produk kami diproses dengan enam langkah sederhana berikut :
1.      Pembuangan biji kurma
2.      Penambahan isi/rasa kedalam kurma
3.      Pelumeran kurma dengan cokelat cair
4.      Pembekuan kurma yang sudah dilumuri cokelat
5.      Penambahan toping
6.      Packing

Kapasitas Produksi
Kapasitas kami dalam produksi mencapai 20 toples/hari dengan satu sumber daya manusia setara dengan 5kg kurma, 2kg cokelat batangan, 1 batang cokelat warna, dll.

 Proyeksi Keuangan
A.    Biaya Operasional
Bahan-bahan
Harga
Kompor gas
     150.000
Tabung gas
     100.000
Freezer box
  3.500.000
Teflon/wajan
     300.000
Stiker & Famplet
     300.000
Jumlah
  4.350.000

B.     Biaya Produksi
Level 1 Rp. 40.000 rasa selai nanas dan strawberi
Bahan kurma dll +- Rp. 35.000
10 pcs x Rp. 35.000 x 30 hari = Rp. 10.500.000/bulan
Level 2 Rp. 45.000 rasa kismis dan mayonnaise
Bahan kurma dll +- Rp. 40.000
5 pcs x Rp. 40.000 x 30 hari = Rp. 6.000.000/bulan
Level 3 Rp. 50.000 rasa kacang mede dan keju
Bahan kurma dll +- Rp. 45.000
5 pcs x Rp. 45.000 x 30 hari = Rp. 6.750.000/bulan
Total biaya produksi Rp. 23.250.000/bulan
Total biaya awal (Biaya operasional + biaya produksi) = Rp. 4.350.000 + Rp. 23.250.000 = Rp. 27.600.000/bulan.
C.     Biaya Perbulan
Fixed Cost (sewa tempat Rp. 450.000 + Gaji karyawan Rp. 900.000 = Rp. 1.350.000).
Variable Cost (Rp. 23.250.000)
Jadi Total Cost perbulan adalah (FC+VC) = Rp. 1.350.000 + Rp. 23.250.000 = Rp. 24.6000.000/bulan

Analisis Break Even Point (BEP)
Investasi awal Rp. 27.600.000
Total Revenue perbulan adalah :
·         Level 1 Rp. 40.000 rasa selai nanas dan strawberi
10 pcs x Rp. 40.000 x 30 hari = Rp. 12.000.000/bulan
·         Level 2 Rp. 45.000 rasa saus pedas dan mayonnaise
5 pcs x Rp. 45.000 x 30 hari = Rp. 6.750.000/bulan
·         Level 3 Rp. 50.000 rasa kacang mede dan keju
5 pcs x Rp. 50.000 x 30 hari = Rp. 7.500.000/bulan
Total perbulan = Rp. 26.250.000

Nett Income = Total Revenue – Total Cost
Rp. 26.250.000 – Rp. 24.600.000 = Rp. 1.650.000 (Pendapatan net pada awal bulan pembukaan).
Investasi awal (Total cost bulan pertama) Rp. 27.600.000
Penjualan awal bulan Rp. 26.250.000
Nett Loss periode awal (biaya penjualan) Rp. 1.350.000

Break Even Point (BEP)
BEP = (Nett Loss periode awal / Nett Income perbulan) + 1
BEP = (1.350.000 / 1.650.000) + 1
BEP = 1,818

Dari perhitungan diatas dapat kesimpulan balik modal diperkirakan 1 sampai dengan 2 bulan penjualan.

BEGITULAH CONTOH BUSINESS PLAN MOGA BERMANFAAT
https://www.youtube.com/watch?v=c0sff6sln0w


Komentar